Header Ads

5 Tempat Wisata Di Lampung Terbaru,Menarik dan Sedang Trend

Provinsi Lampung kaya akan keanekaragaman adat,budaya,agama dan suku. Selain itu, Provinsi Lampung juga memiliki sumber daya alam yang melimpah serta mempunyai beberapa tempat wisata yang sangat menarik. Dan kali ini saya akan mengulas tentang tempat wisatanya yang terbaru dan sedang trend.


Berikut 5 tempat wisata di Lampung terbaru,menarik dan sedang trend.

1. Teluk Kiluan


Destinasi wisata Teluk Kiluan akhir-akhir ini mulai menjadi bahan perbincangan dari para pecinta travelling. Salah satu kekayaan Indonesia yang berada di Lampung ini sangat populer dengan keberadaan ikan lumba-lumba yang berenang bebas dan sering menampakkan di atas perairan laut.

Lokasi Teluk Kiluan

Teluk kiluan berlokasi di Desa Bawang, Tanggamus, jaraknya tidak jauh dari kota Bandar Lampung. Waktu tempuh yang anda butuhkan dari kota kurang lebih, 3 hingga 4 jam. Hal tersebut disebabkan oleh kondisi jalanan yang masih sangat terjal dan menantang. Menggunakan kendaraan umum merupakan cara hemat untuk mengunjungi Teluk Kiluan. Namun, terbatasnya jumlah angkutan umum yang tersedia, membuat para wisatawan lebih memilih membawa kendaraan pribadi.
 
Jika anda berencana mengunjungi Teluk Kiluan tanpa angkutan umum, maka rute awal yang dapat anda ambil adalah dari Pelabuhan Panjang, yaitu dengan menyusuri perairan Lampung bagian barat daya. Selanjutnya, anda akan segera tiba di Teluk Betuan dan Padang Cermin.  Dari lokasi tersebut, anda akan mulai menjumpai jalanan yang rusak hingga tiba di Punduh Pidana. Sejauh 7 km dengan waktu tempuh sekitar 1 jam, anda akan tiba di pintu gerbang Teluk Kiluan.
 
Jangan lupa untuk mengisi bahan bakar, karena lokasi POM bensin sangat jauh dari Teluk Kiluan. Kemudian anda akan melanjutkan perjalanan menuju Pulau Kiluan menggunakan jukung. 

Keindahan dari Teluk Kiluan

Wisata pantai  yang juga disebut dengan surga lumba-lumba tersebut memiliki pasir yang putih serta ombak yang tidak terlalu besar. Keindahan tersebut akan memanjakan pandangan para pengunjung dan ingin segera merasakan kesegaran air lautnya.

Sebelum melihat keindahan sekelompok lumba-lumba liar yang berenang di lautan, anda dapat menghabiskan waktu dengan melakukan berbagai aktivitas seperti berenang, hunting foto, ataupun berjalan menyususir pantai yang sangat bersih tersebut.

Berbeda dengan wisata pantai Lampung lainnya, Teluk Kiluan tidak menyediakan aktivitas banana boat maupun jetsky. Namun, keindahan alamnya sudah cukup menghibur setiap wisatawan yang datang. Puas melakukan aktivitas tersebut, tentu anda tidak sabar untuk segera berburu ikan lumba-lumba dan mengabadikannya. Sama halnya dengan Pantai Lovina Bali, Teluk Kiluan juga menjadi pusat lokasi wisata pantai yang sering dilalui oleh sekelompok lumba-lumba.
 
Namun, berdasarkan keterangan dari warga sekitar, jenis lumba-lumba di Teluk Kiluan berbeda dengan Pantai Lovina dan anda akan merasakan sensasi lain ketika mencari lumba-lumba menggunakan perahu kecil tradisional atau jukung.

Warga sekitar atau para penyedia kapal jukung selalu menjadwalkan untuk melihat lumba-lumba di Teluk Kiluan pada pagi hari yaitu sekitar pukul 06.00 waktu setempat. Sebab, berdasarkan pengamatan, pada waktu itulah lumba-lumba sering menampakkan diri dengan jumlah gerombolan yang cukup banyak.

Jadi, untuk menikmati pemandangan alami dari ikan lumba-lumba, anda harus bermalam di kawasan Teluk Kiluan. Fasilitas penginapan di Pulau Kiluan masih sangat terbatas dan tidak ada akses listrik. Jika ingin lebih berhemat dan ingin lebih dekat dengan alam, maka mendirikan tenda adalah pilihan tepat yang dapat dilakukan. Berlibur ke Teluk Kiluan dengan camping akan menjadi pengalaman seru yang tak pernah terlupakan.
 
Setelah istirahat selama satu malam, anda dapat mulai memburu lumba-lumba pada esok paginya. Menggunakan jukung yang memiliki daya tampung 3 orang, anda akan diajak menuju perairan laut untuk berburu lumba-lumba. Penyedia perahu jukung memberikan durasi waktu hingga 3 jam untuk 1 kali rute. Jika beruntung, anda akan segera menemukan segerombolan lumba-lumba yang menampakkan diri di atas perairan.
 
Tak lupa para wisatawan akan selalu mengabadikan momen tak terlupakan tersebut, dengan latar belakang sekelompok ikan lumba-lumba liar yang berenang bebas.

Fasilitas yang ada di Teluk Kiluan 

Wisata yang populer dengan surga lumba-lumba tersebut masih belum menyediakan akses listrik. Sebagian besar warga sekitar akan menggunakan genset sebagai sumber penerangan. Bagi anda yang ingin bermalam di sekitar lokasi Teluk Kiluan sudah tersedia beberapa penginapan yang nyaman.

Penawaran harga dari penginapan Teluk Kiluan tersebut antara Rp 150.000,00 sampai dengan Rp 300.000,00. Apabila anda menginginkan fasilitas tambahan berupa hidangan makanan, maka akan diberlakukan tambahan biaya. Salah satu menu andalan yang disajikan di wisata Teluk Kiluan adalah pepes ikan yang dipadukan dengan sambal khas Lampung yang terbuat dari buah durian.
 
Perkiraan Badget Wisata ke Teluk Kiluan di Lampung

Apabila anda menginginkan biaya yang lebih terjangkau saat berkunjung dengan jumlah rombongan yang besar, maka kami menyajikan perkiraan biaya yang dibutuhkan untuk berlibur ke Teluk Kiluan menggunakan kendaraan umum, dengan lokasi pemberangkatan dari Kota Jakarta :

1. Tiket Kapal Fery (Pelabuhan Marak – Bakauheni) : Rp 11.500,00
2. Transportasi dari Bakauheni menuju Lampung : Rp 17.000,00 hingga Rp 25.000,00
3. Travel dari Lampung menuju Teluk Kiluan : Rp 45.000,00
4. Kapal jukung dari Teluk Kiluan menuju Pulau Kiluan : Rp 15.000,00
5. Kapal jukung untuk “memburu” lumba-lumba : Rp 250.000,00

Kapal jukung merupakan kapal tradisional berukuran kecil dengan daya tampung untuk 3 orang yang juga digunakan untuk mengunjungi lokasi yang paling banyak didatangi oleh lumba-lumba.


2. Pantai Gigi Hiu


Destinasi pantai yang akan kami ulas kali ini merupakan salah satu kawasan wisata yang dimiliki oleh Provinsi Lampung. Yaitu Pantai Gigi Hiu. Berkat keeksotisan yang dimilikinya, Pantai Gigi Hiu ini berhasil memikat banyak wisatawan, baik wisatawan daerah maupun dari luar Lampung. 

Lokasi Pantai Gigi Hiu

Lampung memang menjadi salah satu Provinsi yang memiliki deretan wisata pantai yang indah. Untuk menemukan lokasi wisata Gigi Hiu, anda dapat berkunjung ke Kecamatan Kelumbayan, tepatnya di Pekon Negeri. Pantai Gigi Hiu termasuk dalam kawasan Kabupaten Tanggumas dengan lokasi yang cukup jauh dari Bandar Lampung. Waktu tempuh yang anda butuhkan adalah sekitar 3 hingga 4 jam dari pusat kota menggunakan kendaraan pribadi.
 
Perjalanan menuju lokasi terbilang masih sangat sulit. Radius beberapa kilometer dari lokasi Pantai Gigi Hiu, anda akan melewati jalanan tidak beraspal yang sangat terjal dan curam. Jika anda kurang berpengalaman mengemudikan kendaraan di area tersebut, sebaiknya menyewa ojek yang banyak tersedia di sekitar lokasi.

Keindahan Pantai Gigi Hiu

Pantai di Lampung yang satu ini masih tergolong baru dan masih sedikit wisatawan yang berlibur ke lokasi tersebut. Hal itu dapat diamati dari kondisi jalanan yang masih belum terdapat perbaikan dari Pemerintah dan akses yang sangat sulit. Namun, di balik perjalanan yang terbilang sulit tersebut, terdapat sebuah keeksotisan yang berhasil membuat Pantai Gigi Hiu berhasil naik daun.
 
Sesuai dengan namanya, pantai Gigi Hiu meupakan hamparan pasir dengan ombak besar yang nampak dihiasi dengan banyak batu karang runcing dan menjulang tinggi hingga mirip dengan deretan gigi ikan hiu.

Bagi  anda yang menginginkan aktivitas snorkeling ataupun berenang di pantai, tentu Pantai Gigi Hiu bukanlah lokasi yang tepat bagi anda. Sebab, banyaknya batu karang serta ombak yang sangat besar membuat pengelola menetapkan aturan berupa larangan untuk berenang. Jadi, sebagian besar wisatawan yang berkunjung akan menghabiskan waktu dengan berjalan-jalan di pesisir pantai serta menjelajahi seluruh kawasan. 

Bagi para pecinta fotografer, tentu Pantai Gigi Hiu dapat dijadikan sebagai background yang sangat unik dan menarik. Di antara bebatuan yang berjumlah sangat banyak tersebut, terdapat satu karang yang berukuran paling tinggi dan menyerupai layar. Spot menarik itulah yang menjadi salah satu ciri khas dari Pantai Gigi Hiu dan disebut dengan batu layar.

Saat sore hari, anda dapat menyaksikan pemandangan matahari terbit di balik desiran ombak besar yang menyapu batu karang besar dan runcing tersebut. Sungguh menjadi momen yang tak terlupakan apabila anda telah menginjakkan kaki di objek wisata pantai Lampung yang satu ini.

Sebagian besar wisatawan yang berkunjung selalu merasa berat hati untuk meninggalkan kawasan Pantai Gigi Hiu, karena keeksotisan alam yang dimilikinya. Walaupun mereka harus melewati jalanan yang cukup menantang dan penuh rintangan.

Tips Berlibur ke Pantai Gigi Hiu

Sebelum memutuskan untuk mengunjungi Pantai Gigi Hiu, ada baiknya anda membaca beberapa tips berlibur yang kami sarankan berikut ini :

a. Berkunjung saat musim kemarau

Hal ini sangat berhubungan dengan kondisi akses jalan menuju lokasi pantai Gigi Hiu yang terbilang sangat sulit. Jika berkunjung saat musim kemarau, maka kemungkinan besar anda dapat menghindari jalanan yang becek akibat hujan. Sebab, melewati jalanan tersebut saat musin hujan, tentu sangat beresiko tinggi walaupun anda menyewa ojek di sekitar lokasi.

b. Siapkan uang lebih

Setelah menentukan jadwal yang tepat untuk berkunjung ke Pantai Gigi Hiu, selanjutnya anda harus membawa uang lebih yang digunakan untuk membayar ojek. Sebagian besar ojek di sekitar Pantai Gigi Hiu menawarkan harga sekitar Rp 150.000,00 pada saat siang hari.

Apabila anda ingin berkunjung mulai pagi hingga sore hari, maka para pengemudi ojek menetapkan tarif sekitar Rp 200.000,00 per orang.

c. Membawa persiapan bekal

Lokasi wisata Gigi Hiu yang terbilang baru tereksplor membuat fasilitas yang tersedia juga masih sangat minim. Jika anda ingin menyantap hidangan makan siang dengan menu yang lebih beragam serta hemat biaya, sebaiknya mempersiapkan bekal dari rumah.

d. Tingkatkan Kewaspadaan

Setelah tiba di lokasi, tentu pandangan anda akan segera terhipnotis dengan keindahan alam yang dimiliki oleh pantai Gigi Hiu. Bagi yang ingin mengabadikan momen di sekitar batu karang, sebaiknya tetap ekstra hati-hati. Kondisi bebatuan di Pantai Gigi Hiu sangat terjal dan tajam sehingga setiap langkah harus benar-benar anda perhatikan dan tetaplah fokus.
 
Semoga menjadi referensi yang bermanfaat bagi anda, terutama para pecinta wisata petualangan.


3. Pulau Pahawang


Ingin merasakan sensasi berlibur di sebuah pulau yang masih alami? Jawaban paling tepat yang dapat kami sarankan untuk anda adalah mengunjungi Pulau  Pahawang. Pulau ini merupakan destinasi wisata di Provinsi Lampung, berupa pulau kecil dengan lokasi di Kabupaten Pasawaran, tepatnya Kecamatan Punduh Padada.

Jika menempuh perjalanan dari Kota Bandar Lampung, anda hanya membutuhkan waktu kurang dari 2 jam hingga tiba di lokasi Pulau Pahawang. Langkah pertama yang harus anda lakukan adalah  menuju Pelabuhan Ketapang untuk menyewa kapal cepat.

Dengan durasi perjalanan air yang memakan waktu sekitar 1 jam, pandangan anda akan segera dimanjakan oleh sebuah pulau kecil yang dikelilingi dengan air laut yang jernih, serta pasir yang putih bersih.

Pulau Pahawang merupakan destinasi wisata di Lampung yang belum banyak didatangi oleh wisatawan. Bagi anda yang ingin berlibur dengan ketenangan yang lebih, sebaiknya segera mencoba objek wisata yang saat ini sedang naik daun ini.

Pulau Pahawang tidak hanya menyajikan keindahan berupa pasir putih dengan air yang sangat jernih. Anda masih dapat menemukan berbagai spot menarik lainnya yang akan menghibur anda selama berlibur di tempat ini.

 Keindahan Pulau Pahawang Lampung
 
Pulau Pahawang merupakan salah satu kekayaan alam yang dimiliki oleh Indonesia/Lampung dan terdiri dari 2 buah pulau. Lokasi pertama disebut dengan Pahawang besar dan lokasi kedua disebut Pahawang kecil.

Pahawang kecil merupakan sebuah pulau yang masih sangat alami dan tidak terdapat pemukiman warga. Selain itu, di Pulau Pahawang kecil, anda juga dapat menemukan sebuah jembatan untuk menuju lokasi Pulau Tanjung Putus.

Namun, saat air laut pasang, jembatan yang menghubungkan kedua pulau kecil tersebut akan terendam oleh air laut dan tidak dapat dilalui oleh para pengunjung. di Pulau Tanjung Putus, anda juga dapat melakukan aktivitas snorkeling. Sebab, Tanjung Putus juga memiliki air yang jernih serta kekayaan biota laut yang cukup beragam. 

Berbeda dengan wisata pantai di Lampung yang lain, Pahawang masih sangat jarang didatangi oleh orang. Bagi yang sudah menginjakkan kaki di wisata alam tersebut, pemandangan alami dan asri tentu akan memanjakan anda.

Minimnya jumlah wisatawan yang singgah di kawasan Pulau Pahawang, membuat objek wisata di Lampung tersebut terlihat sangat bersih dan terawat. Di balik kejernihan air lautnya, nampak hamparan pasir yang sangat putih dan bersih.

Selain itu, pulau Pahawang juga memiliki keindahan dalam aneka biota laut yang mempesona, mulai dari ikan-ikan hias yang nampak bergerombol serta terumbu karang. Keindahan tersebut yang membuat para wisatawan dan penyedia paket wisata Pahawang selalu menjadwalkan aktivitas snorkeling.

Snorkeling merupakan kategori kegiatan water sport atau olah raga air dengan cara menyelam di perairan dangkal. Tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk menikmati keindahan biota laut dengan jarak yang sangat dekat.

Sebelum melakukan snorkeling, tentu para pengunjung akan mendapatkan bimbingan singkat dari para instruktur. Para pengunjung yang melakukan aktivitas snorkeling akan diarahkan untuk menggunakan kaca mata snorkeling serta corong yang berguna untuk bantuan pernafasan.

Salah satu jenis ikan yang akan sering dijumpai oleh para traveller yang menghabiskan waktu di Pulau Pahawang adalah jenis ikan badut atau yang sering kita kenal dengan ikan Nemo. Tak lupa para pengunjung juga selalu mengabadikan moment, baik saat berada di bawah air, maupun di daratan.

Selain melakukan aktivitas snorkeling di Pulau Pahawang yang jernih dan memukau tersebut, anda juga dapat menghabiskan waktu untuk berenang, berjemur, ataupun bermain pasir. Jika meninginkan pengalaman yang lebih menyenangkan, anda dapat menyewa perahu tradisional untuk mengelilingi kawasan Pulau Pahawang.

Fasilitas Yang Ada di Pulau Pahawang
 
Pulau Pahawang merupakan destinasi wisata yang menyediakan fasilitas cukup lengkap. Salah satunya adalah penginapan yang nyaman dengan harga yang terjangkau.

Bagi anda yang ingin bermalam di sekitar wisata Pulau Pahawang, sebaiknya segera menuju Pulau Pahawang besar, karena di lokasi tersebut menyediakan lebih bayak fasilitas penginapan.
Selain jumlah penduduk yang lebih banyak, Pahawang besar juga dianggap sebagai pusat keramaian. Untuk menempuh lokasi Pantai Pahawang besar, anda hanya membutuhkan waktu 10 menit dari Pahawang kecil, dengan menaiki perahu tradisional.

Biaya Berlibur ke Pulau Pahawang
 
Dari kawasan Bandar Lampung, anda dapat mencapai lokasi Pulau Pahawang menggunakan kapal yang disewakan oleh para penyedia jasa tersebut. Tersedia banyak pilihan kapal, mulai dari ukuran kecil hingga paling besar.

Rata-rata penawaran kapal dengan daya tampung 15 orang adalah Rp 500.000,00 untuk Pulang-Pergi. Jadi, semakin banyak rombongan dalam jadwal liburan anda, tentu akan mempengaruhi badget yang dibutuhkan. Untuk peralatan snorkeling, anda dapat menyewa dengan harga sekitar Rp 50.000,00 per orang.

Demikian ulasan tentang Pulau Pahawang. Semoga dapat menjadi tambahan referensi bagi Anda saat menentukan tujuan berlibur.


4. Pulau Balak


Salah satu tujuan wisata pantai di lampung yang saat ini menarik perhatian banyak pengunjung adalah di Pulau Balak. Selain pemandangannya yang super eksotis, sebuah pulau keci di kawasan Bandar Lampung yang dipisahkan dengan perairan laut tersebut, sangat mendukung dilakukannya aktivitas snorkeling.

Tidak perlu berlibur ke Pulau Bali maupun Bunaken, di Pulau Balak Lampung anda juga dapat melihat ribuan kekayaan biota laut yang dimiliki oleh Indonesia. Anda juga masih dapat menikmati berbagai spot menarik lainnya dari pulau pribadi yang terlihat sangat alami tersebut.

Untuk mengetahui keindahan Pulau Balak selengkapnya, silahkan simak ulasannya di bawah ini:

Lokasi Wisata Pulau Balak Lampung

Destinasi wisata Lampung yang satu ini tepatnya berada di Kabupaten Pesawaran. Untuk tiba di lokasi Pulau Balak, anda harus menaiki kapal cepat yang berada di Dermaga Ketapang, dengan waktu tempuh sekitar 1 jam dari Pusat Kota.

Kapal dengan daya tampung hingga 15 orang tersebut menetapkan biaya sewa sebesar Rp 250.000,00 per kapal. Sepanjang perjalanan air, anda akan melewati deretan pulau-pulau kecil seperti Klagian, Pahawang, serta Tanjung Putus.

Aktivitas yang Dapat Dilakukan di Pulau Balak

Saat pertama kali menginjakkan kaki di kawasa wisata Pulau Balak, anda akan melihat hamparan pasir putih yang sangat mempesona dengan hiasan air laut yang terlihat sangat jernih.

Pulau Balak yang terlihat sangat alami tersebut juga didominasi dengan sekumpulan pohon kelapa yang menjadi ciri khas dari objek wisata pantai. Jika berjalan ke arah selatan dan timur, anda akan melihat bebatuan padas di antara putihnya pasir yang dimilikinya.

Di balik perairan laut yang jernih tersebut, pandangan anda akan dimanjakan dengan aneka ikan-ikan hias serta terumbu karang yang masih terlihat sangat alami dan terjaga. Sebuah destinasi pulau milik pribadi tersebut menyediakan aktivitas water sport bagi para pengunjung.
Salah satu kegiatan water sport yang tak pernah di lewatkan, tentunya snorkeling. 

Dengan kekayaan biota laut yang sangat beragam tersebut, para pengunjung akan dibuat terpesona saat menyelam. Bahkan di perairan dangkal saja para wisatawan sudah bisa menikmatinya.

Anda juga dapat mengabadikan momen di bawah air ketika sedang melakukan aktivitas snorkeling. Tentu akan menjadi momen yang sangat mengesankan dan tak dapat dilupakan. Selain itu, anda juga dapat menikmati keindahan Pulau Balak dengan berjalan di pesisir pantai sambil hunting foto di sekitar kawasan pantai tersebut.

Mengunjungi Pulau Balak tanpa merasakan kejernihan airnya juga terasa kurang lengkap. Anda dapat menghabiskan waktu berlibur dengan berenang sepuasnya. Di balik kekayaan biota lautnya tersebut, anda juga dapat melakukan aktivitas memancing dari atas perahu.

Saat senja datang, anda dapat menikmati keindahan pemandangan matahari terbenam yang akan terlihat sangat jelas ketika cuaca cerah. Jika beruntung, anda juga dapat menemukan penyu sisik yang seringkali menuju daratan di Puau Balak, tentunya untuk bertelur.

Fasilitas yang ada di Pulau Balak

Di balik rimbunnya pohon kelapa yang tersebar di kawasan Pulau Balak, anda akan menemukan beberapa bangunan pemukiman warga serta 2 buah penginapan yang disediakan bagi para wisatawan yang ingin bermalam di kawasan tersebut.

Dengan desain yang sederhana dan nyaman, anda dapat bermalam di penginapan sekitar Pulau Balak dengan biaya Rp 1.200.000,00. Penginapan tersebut berupa rumah yang dapat ditinggali oleh pengunjung dalam jumlah besar, yaitu mencapai 30 orang. Berapa pun jumlah penyewa, maka biaya yang dibebankan tetap dalam nominal tersebut.

Di balik penginapan yang terbuat dari papan dan bambu serta beratap seng tersebut, anda dapat menikmati waktu istirahat dengan nyaman. Sayang sekali untuk makanan tidak disediakan oleh pihak penginapan. Sehingga anda harus membeli di warung-warung yang berada di sekitar tempat wisata  atau dengan cara memasak sendiri di dapur yang berada di penginapan.

Jika ingin berlibur ke Pulau Balak dengan biaya yang lebih hemat, maka anda bisa membawa perlengkapan tenda sebagai sarana bermalam di kawasan pulau alami tersebut.

Selain itu, di pulau tersebut juga terdapat toilet, kamar mandi, serta sumur dengan kondisi air yang sangat layak. Sehingga anda dapat memanfaatkannya saat hendak memasak di balik aktivitas camping yang anda lakukan.

Jika membutuhkan sarana untuk berkomunikasi, di Pulau Balak juga masih memungkinkan untuk penggunaan telepon seluler. Anda juga dapat menemukan sebuah masjid walaupun kondisinya kurang terawat. 


5. Pantai Sari Ringgung


Pantai merupakan destinasi alam yang banyak diminati oleh wisatawan, baik berlibur bersama teman maupun keluarga dan anak-anak. Tak terkecuali di Lampung. Salah satu objek wisata pantai yang saat ini sedang naik daun, adalah Pantai Sari Ringgung.  

Selain mempunyai pasir putih dan air yang jernih, Pantai Sari Ringgung juga menjadi wisata bahari dengan beberapa aktivitas watersport yang disediakan. Selain itu, anda juga dapat menemukan spot menarik lainnya yang akan memanjakan mata.

Lokasi Wisata Sari Ringgung 

Jika anda sedang berada di Bandar Lampung dan ingin mengujungi Pantai Sari Ringgung, maka waktu tempuh yang dibutuhkan hanya sekitar 30 menit dengan jarak sekitar 14 km. Lokasi dari Pantai Sari Ringgung tepatnya berada di desa Sidodadi, kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran.

Jarak 1 km dari lokasi Pantai Sari Ringgung masih berupa jalanan yang belum beraspal. Namun, jaraknya yang dekat dengan kota Bandar Lampung membuatnya menjadi salah satu incaran bagi para wisatawan.

Spot Menarik di Pantai Sari Ringgung

Bagi anda yang ingin menghabiskan waktu untuk berlibur di Lampung, maka terasa kurang lengkap jika anda belum singgah di Pantai Sari Ringgung. Saat tiba di lokasi, anda dapat menghabiskan waktu dengan melakukan berbagai aktivitas watersport yang tersedia.

Wisata bahari di Lampung ini menyediakan fasilitas kepada para pengunjung untuk melakukan permainan banana boat, perahu kano, serta snorkeling. Tidak hanya menikmati keindahan di sekitar bibir Pantai, anda juga harus menjelajahi beberapa spot menarik lainnya yang berlokasi cukup dekat.


Berikut ini adalah beberapa spot menariknya

a. Masjid Apung

Salah satu keunikan yang terdapat di Sari Ringgung adalah adanya masjid apung. Berbeda dengan masjid-masjid apung lainnya yang hanya berupa istilah, salah satu spot menarik di Pantai Sari Ringgung ini benar-benar mengapung dan dapat bergerak mengikuti arus gelombang.

Dengan desain yang unik dan terbuat dari kayu, masjid yang memiliki nama Al Aminah tersebut  nampak tersembul di antara keramba-keramba yang tersebar di kawasan Pantai Sari Ringgung.

b. Pasir Timbul

Keindahan yang paling populer dari Sari Ringgung adalah adanya Pasir Timbul. Lokasi dari Pasir Timbul dapat anda tempuh menggunakan perahu tradisional yang disediakan warga sekitar.

Spot menarik tersebut merupakan hamparan pasir yang berada di tengah lautan. Apabila laut sedang surut, maka anda serasa berdiri di daratan yang berada di tengah-tengah perairan. Waktu tempuh menuju lokasi hanya sekitar 20 menit dengan daya tampung perahu hingga 15 orang.

c. Mountain View

Lokasi dari Mountain View dapat anda temukan di kawasan Pantai Sari Ringgang. Merupakan sebuah bukit yang dimanfaatkan sebagai lokasi untuk melihat keindahan Sari Ringgang dari ketinggian.

Di bukit yang tidak terlalu tinggi tersebut, anda dapat melihat hamparan Laut Sari Ringgung yang sangat biru serta nampak Pasir Timbul. Walaupun membutuhkan sedikit tenaga untuk menjangkau lokasi tersebut, tetapi rasa lelah anda akan segera terbayarkan saat tiba di atas puncak Mountain View.

d. Pulau Tegal

Selain masjid apung dan pasir timbul, anda juga dapat mengunjungi spot menarik berikutnya yaitu Pulau Tegal. Tak lengkap rasanya apabila anda berkunjung ke pantai yang indah ini tanpa mengunjungi destinasi Sari Ringgung yang mempesona tersebut.

Menggunakan perahu tradisional atau yang disebut dengan jukung, anda dapat menjangkau lokasi Pulau Tegal dalam waktu tak lebih dari 30 menit. Para nelayan yang beralih profesi sebagai penyedia perahu sewa tersebut, menyediakan jukung dengan daya tampung hingga 20 orang.

Setibanya di lokasi, anda dapat menikmati suasana berlibur di atas pulau yang terlihat sangat asri dan alami. Bermain pasir dan berenang merupakan aktivitas yang tidak pernah ditinggalkan oleh para wisatawan domestik maupun asing yang sedang berkunjung.
Puas bermain di Pulau Tegal, pemilik perahu akan kembali menjemput pada sore hari dan mengantar anda kembali ke dermaga Ringgung.

e. Water Boom

Tidak hanya keindahan alam yang dapat anda jumpai di kawasan Pantai Sari Ringgung, fasilitas berupa water boom juga dapat anda manfaatkan selama menghabiskan waktu berlibur di sana.
Terdapat dua lokasi untuk melakukan aktivitas waterboom, yang membedakan adalah ketinggian dari papan seluncur yang disediakan. Layaknya wisata water boom lainnya, di Pantai Sari Ringgung juga terdapat tong air tumpah yang akan sangat menghibur waktu liburan anda terutama bersama anak-anak.

Harga Tiket Masuk Menuju Pantai Sari Ringgung 

Destinasi wisata pantai di Lampung ini menerapkan biaya tiket masuk yang sangat terjangkau. Berikut beberapa daftar biaya untuk memasuki kawasan wisata Sari Ringgung yang dapat kami sajikan :

1. Rp 10.000,00 per orang dewasa/ anak-anak
2. Rp 5.000,00 untuk kendaraan roda dua
3. Rp 10.000,00 untuk mobil roda empat
4. Rp 200.000,00 untuk bus sedang
5. Rp 250.000,00 untuk bus besar

Fasilitas di Pantai Sari Ringgung

Selain memiliki spot menarik, di kawasan wisata Sari Ringgung juga tersedia beberapa fasilitas seperti pondokan sebagai lokasi berteduh di sekitar pantai dengan biaya sewa Rp 50.000,00 tanpa batas waktu. Selain itu, fasilitas lain yang tersedia adalah cafe serta tempat olahraga.

Itulah 5 tempat wisata terbaru yang menarik dan sedang trend di Lampung. Semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.